Bertahan Walau Dalam Hubungan Menyakitkan Ini 5 Alasannya - Evistapharm

Minggu, 16 Desember 2018

Bertahan Walau Dalam Hubungan Menyakitkan Ini 5 Alasannya

Bertahan Walau Dalam Hubungan Menyakitkan Ini 5 Alasannya, evistapharm


Mungkin anda pernah mendengar istilah ‘cinta itu adalah buta’. Istilah tersebut tidak asing bukan di telinga kita? Kita pasti pernah menemukan di dekat kita, terdapat seorang perempuan yang berparas cantik jelita tapi, berpasangan dengan lelaki yang rupanya tidak cukup menarik. Uppss! Jangan salah dulu. Bisa jadi sang perempuan tertarik dengan sikap lelaki yang baik hati dan rela berkorban. Baiklah, hal tersebut masih wajar. Pernahkah Anda mengejar seorang perempuan yang berparas cantik dan mempunyai seorang pasangan yang tampan,tetapi suka melakukan kasar bahkan berselingkuh dengan perempuan lain? Yang lebih mengherankan lagi, wanita tersebut tetap memilih bertahan walau sudah disakiti bertubi-tubi.

Di media sosial terkini, kita pun sering menyaksikan wanita menjadi korban kekerasan atau perselingkuhan pasangannya. Tak usah jauh-jauh, barangkali tetangga atau kerabat terdekat kita akan menjadi korban pasangannya. Kita barang kali terheran-heran, mengapa sih mereka tetap aja tinggal bersama dan hidup dengan pasangan, sebenarnya disakiti terus menerus. Penasaran gak sih kenapa? Yuk, simak lima penyebabnya di bawah ini.

1.    Keterikatan emosional

Wanita gampang terhanyut oleh perasaannya sendiri. Seringkali, mereka gampang terbawa oleh perasaan dan keadaan hati sendiri. Tidak heran andai mereka telah masuk dalam sebuah hubungan yang paling dalam, mereka sulit untuk meninggalkan hubungan itu. Ada suatu ikatan perasaan yang selalu menciptakan mereka tidak dapat lepas dari pasangan meskipun, pada kesudahannya mereka mesti teraniyaya.

2.    Kebutuhan akan cinta itu sendiri


Hampir semua wanita memerlukan cinta dari pasangannya. Mereka rela mengorbankan apa saja demi menemukan cinta dari pasangannya. Tidak heran pada akhirnya tidak sedikit pasangan yang memanfaatkan kekurangan wanita demi kepuasan mereka sendiri. Karena telah telanjur cinta, wanita sulit berpisah dengan pasangannya sampai memutuskan tetap hidup bareng meski mesti menderita.

3.    Bergantung secara finansial

Tidak semua wanita tetap bertahan dengan pasangan yang sudah menyakitinya sebab finansial. Mereka ketakutan tidak dapat lagi yang dapat menafkahi atau memberi uang seandainya berpisah dari pasangan. Mereka merasa tidak dapat untuk menghidupi diri sendiri. Mereka paling bergantung pada pasangan. Jadi, seburuk-buruknya perlakuan pasangan, mereka masih bertahan demi kelangsungan hidup.

4.    Kehadiran anak


Bagi perempuan yang telah menikah, meninggalkan seorang anak pasti bukan urusan yang mudah. Seorang ibu pasti tidak bakal rela berpisah dengan buah hatinya walau hubungan dengan pasangannya telah retak. Mereka lebih memilih tetap tinggal bareng pasangan demi anak walau sering disakiti.

5.    Takut menjadi 'buah bibir' orang lain

Berpisah dari pasangan bisa dinilai buruk oleh orang lain. Demi menjaga nama baik tentu perempuan tetap memilih bertahan dengan pasangannya. Jika terdapat orang atau tetangga yang bertanya mengenai dirinya, tentu dia akan membalas dengan perkataan baik-baik saja. Khusus perempuan yang sudah menikah, mereka ketakutan akan menjadi ‘buah bibir’ orang lain andai mereka berpisah dari pasangan.

Itulah lima sebab mengapa perempuan lebih memilih bertahan dalam hubungan yang menyakitkan.

Hidup cuman sekali. Ambillah keputusan yang terbaik dalam hidupmu. Jika suatu hubungan telah tidak dapat dijaga lagi, tinggalkanlah. Ayunkan langkahmu guna merajut ulang hidup ini. Jangan takut, sebab setiap orang tentu punya masa lalu yang kelam pastinya. Sayangilah dirimu sendiri. Ingatlah,anda pantas menemukan pasangan yang betul-betul mencintaimu. Percayalah anda akan menemukan hal-hal baik andai berani memilih untuk meninggalkan hubungan yang cuma akan menghancurkan masa depanmu. Selamat melangkah mengarah ke hidup yang lebih baik!

Sekian semoga bermampaat ya.